luka diabetes

Luka adalah salah satu hal yang harus dihindari oleh para penderita diabetes karena bisa menyebabkan infeksi yang parah. Biasanya luka terjadi di area kaki dan disebut dengan diabetic foot atau ulkus diabetes. Tapi bagi Anda yang sudah terlanjur mendapatkan luka ini, Anda harus segera mendapatkan pertolongan pertama dan penanganan yang tepat agar luka tak jadi bertambah parah.

Bagaimana Ciri Ulkus Diabetes?

ulkus diabetes

Ulkus diabetes bisa muncul dari luka kecil di kaki yaitu bagian jempol. Luka ini awalnya berwarna kebiruan, namun tak lama kemudian berubah menjadi kehitaman dan terasa sangat sakit. Luka diabetes ini bisa semakin parah dan mengeluarkan nanah, tetap terbuka, basah, dan tak kunjung sembuh dibandingkan luka biasa.

Jika Anda mengalami luka yang sulit sekali kering dan sembuh, maka Anda perlu curiga jika saja terkena diabetes. Kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi membuat luka sulit mongering. Selain itu, belum ada obat untuk mempercepat penyembuhan luka khusus diabetes hingga kini. Ada beberapa faktor yang juga ikut memperburuk kondisi luka ini:

  1.  Kerusakan syaraf (mati rasa) pada kaki.
  2. Aliran darah menuju kaki yang buruk.
  3. Kelainan bentuk kaki.
  4. Adanya kapalan pada kaki atau tumit.
  5. Obesitas.
  6. Mengkonsumsi alkohol atau rokok.
  7. Penurunan kemampuan melihat karena diabetes.

Perawatan yang Tepat untuk Mengobati Luka pada Pasien Diabetes

  1. Bersihkan luka dengan air mengalir dan sabun, kemudian keringkan luka dengan kain bersih.
  2. Oleskan salep antibiotik yang telah diresepkan oleh dokter di sekitar luka dan balut dengan kain kasa steril.
  3. Usahakan untuk selalu mengurangi tekanan pada luka dengan memakai pakaian yang longgar. Jika luka di telapak kaki, cobalah untuk menggunakan sandal yang empuk dan jangan memakai kaos kaki ketat.
  4. Selalu rutin mengontrol gula darah Anda dengan menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur.
  5. Perhatikan tanda-tanda infeksi yang mungkin muncul seperti demam, kemerahan, rasa sakit, pembengkakan, atau rasa hangat di sekitar luka. Infeksi juga bisa ditandai dengan luka yang berair, bernanah, dan bau tak sedap.
  6. Untuk mempercepat penyembuhan luka, penderita diabetes wajib memenuhi asupan makanan yang kaya protein, lemak, serat, kalori, vitamin, dan juga mineral dengan takaran yang seimbang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here