kembung pada anak

Gejala-gejala masuk angin bisa menyerang siapa saja. Tidak hanya orang dewasa, tapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Apalagi bila sang anak sering berinteraksi dengan lingkungan luar dan cuaca juga kurang bersahabat. Kemungkinan untuk terserang masuk angin juga besar. Sebenarnya bisa sembuh sendiri, tapi bila anak tak nyaman dengan kondisi saat masuk angin, bisa juga memberikan tolak angin anak agar kondisinya kembali pulih.

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mnegatasi masuk angin pada anak-anak. Jangan terlalu khawatir apalagi sampai panik, ya. Bila anak masuk angin atau mengalami gejalanya, bisa coba tips berikut ini.

1. Hangatkan Tubuh Anak

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memastikan tubuh anak tetap terasa hangat dengan mengoleskan minyak angin atau kayu putih. Bisa mencoba Tolak Angin Care dengan komposisi khusus untuk mengatasi masuk angin. Area yang penting diusapkan minyak angin adalah dada, perut, punggung, serta telapak kaki. Dengan cara ini setidaknya membuat anak-anak nyaman.

2. Berikan Sup Ayam

Setelah itu, buatkan sup ayam untuk si kecil. Sebab, menurut penelitian, sup ayam mengandung antiinflamasi yang ampuh untuk mengatasi masalah masuk angin. Hangatnya sup ayam ini disebut mampu menjadi vaporizer yang mampu melegakan saluran hidung dari lendir.

3. Humidifier

Menggunakan humidifier di kamar anak bisa mensterilkan udara dari bakteri dan jamur. Ini juga bisa mengurangi hidung tersumbat yang dialami oleh anak.

4. Konsumsi Tolak Angin Anak

Seperti yang sudah diketahui, jahe memiliki khasiat menghangatkan tubuh dan dipercaya mampu mengatasi masuk angin dan gejala-gejala yang dirasakan.

Mengunyah potongan jahe atau membuatnya menjadi minuman hangat bisa membuat angin di dalam perut keluar.

Lebih mudah dan simpelnya, bisa juga memberikan tolak angin anak karena memiliki manfaat yang sama. Terbuat dari adas, kayu ules, jahe, daun cengkeh, madu, dan bubali cornu. Rasanya enak dan disukai oleh anak-anak.

Tolak Angin anak bisa dikonsumsi oleh anak-anak yang berusia minimal 1 tahun. Bisa diminum secara langsung 1/2 sachet atau dicampur dengan air hangat 1/2 gelas. Bila anak berusia 2-6 tahun bisa langsung minum 1 sachet atau dicampur dengan 1/2 gelas air yang hangat. Untuk usia ini boleh diminum hingga 3 kali sehari setelah makan hingga kondisi si anak pulih kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here