asuransi kesehatan anak

Kehadiran bayi dalam sebuah keluarga merupakan hadiah yang tak ternilai harganya. Apapun akan diberikan orang tua untuk si buah hati tercinta. Termasuk melindunginya dengan asuransi kesehatan. Orang tua berharap dengan adanya asuransi kesehatan anak tersebut, si buah hati mendapat pengobatan yang terbaik jika tiba-tiba jatuh sakit.

Sebenarnya hal tersebut bukan hanya berupa cinta kasih orang tua pada sang anak, melainkan sebagai kewajiban untuk merencanakan masa depan anak. Tak terkecuali memberikannya perlindungan asuransi.

Mungkin masih banyak orang tua yang ragu untuk membelikan asuransi kesehatan untuk anak kecil atau masih berusia balita. Jika masih ragu, kamu perlu tahu hal-hal berikut ini.

Alasan Pentingnya Asuransi Kesehatan Anak

Penyakit datang tanpa bisa diduga oleh siapapun, terlebih pada anak-anak. Anak yang terlihat sehat bisa saja sakit tanpa diprediksi. Sebagai orang tua, memberikan pengobatan terbaik untuk anak adalah kewajiban. Namun, seringkali terkendala oleh biaya yang cukup mahal. Itulah mengapa penting mempersiapkan asuransi kesehatannya sejak dini.

1. Biaya Kesehatan Setiap Tahun Naik

Mengacu pada data yang dikutip dari Watson Global Medical Trend Survey Report, yang meneliti sepanjang 2010-2014,  biaya kesehatan di Indonesia mengalami kenaikan rata-rata 12-15 persen setiap tahunnya. Dari data ini dapat pula disimpulkan bahwa biaya kesehatan untuk anak pun juga akan mengalami kenaikan.

Terlebih bila kamu tidak dapat memprediksi sang anak butuh berobat berapa kali dalam setahun. Dengan biaya pengobatan yang terus meningkat, tentu kamu sebagai orang tua perlu proteksi sejak dini untuk meringankan beban secara finansial.

2. Premi per Bulan Lebih Murah

Biasanya premi untuk asuransi kesehatan anak lebih murah. Dengan fakta ini, orang tua bisa berhemat karena punya kesempatan mendapatkan premi yang lebih murah. Tentu biaya premi akan lebih murah lagi bila usia anak masih kecil.

3. Anak Masih Rentan Penyakit

Tidak hanya lansia yang rentan terkena penyakit, namun begitu juga anak-anak. Ini dikarenakan sistem imunnya belum sekuat orang dewasa. Bahkan menurut data yang dikutip dari doctoronduty.com, dalam setahun anak mengalami infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) bisa sampai enam hingga delapan kali.

Anak-anak juga cenderung lebih rentan terkontaminasi oleh lingkungan sekitar dibanding orang yang sudah dewasa. Sehingga asuransi kesehatan bagi anak jadi sangat penting untuk melindunginya.

4. Memberi Anak Perlindungan Khusus

Asuransi untuk anak akan berbeda dengan asuransi bagi orang dewasa. Asuransi kesehatan anak biasanya dirancang khusus untuk melindungi kesehatan anak. Seperti pemeriksaan kesehatan rutin, penggantian biaya imunisasi, serta pemeriksaan mata. Ada asuransi yang sudah melindungi sejak buah hati dilahirkan, ada pula yang dihitung sejak anak berusia 5 bulan dilahirkan.

Kriteria Penting Memilih Asuransi Kesehatan Anak

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa asuransi kesehatan dewasa akan sangat berbeda dengan asuransi anak. Perbedaannya bisa dilihat dari manfaat yang tertanggung di dalam polis untuk anak-anak usia tertentu. Biasanya untuk anak-anak harus ada mang-cover vaksinasi/imunisasi, rawat inap, dan rawat jalan.

Sedangkan asuransi yang biasa untuk dewasa hanya menanggung rawat jalan dan rawat inap. Padahal anak-anak butuh beberapa imunisasi wajib yang dapat menghindari dari risiko terkena penyakit tertentu saat dewasa nanti.

Lihat juga jaringan rumah sakit yang disediakan oleh perusahaan rumah sakit yang dipilih. Bisa riset dulu rumah sakit yang memenuhi kebutuhan sang anak. Bila sudah memiliki dokter spesialis tertentu, pastikan juga dokter tersebut bisa dijangkau dengan polis asuransi kesehatan sang anak yang dipilih.

Cara Memilih Asuransi Kesehatan Anak yang Tepat

Jika sudah yakin untuk membeli asuransi kesehatan anak, maka perlu untuk lebih selektif lagi memilih asuransinya. Berikut cara memilihnya.

  1. Pilihlah premi asuransi yang tidak memberatkan atau sesuai dengan kemampuan finansial kamu. Utamakan untuk mendapatkan rawat inap bila finansial belum mampu membeli asuransi yang meng-cover hingga rawat jalan.
  2. Pilihlah sistem pembayaran yang cashless agar tidak pusing mengurus klaim biaya rumah sakit bila sengan menjalani perawatan. Ini demi memudahkan kamu dalam proses pencairan dana.
  3. Pastikan manfaat yang diberikan asuransi untuk anak sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh anak kamu. Penting untuk memastikan adanya vaksinasi atau imunisasi hingga pemeliharaan kesehatan gigi dan juga mata selain santunan rawat inap dan rawat jalan.
  4. Lihat ketersediaan fasilitas khusus di rumah sakit terdekat yang dipilih. Hal ini untuk memastikan kebutuhan anak berbeda dengan fasilitas yang dibutuhkan oleh orang dewasa.
  5. Pilih juga asuransi yanng memiliki jaringan rumah sakit yang menyediakan pelayanan khusus untuk anak. Bisa juga memilih jaringan rumah sakit ibu dan anak.

Selain itu semua, pilihlah asuransi kesehatan anak yang benar-benar dibutuhkan. Tidak perlu juga memilih asuransi kesehatan yang memiliki benefit asuransi jiwa jika tujuannya untuk anak. Ini akan membuat premi cukup tinggi dan manfaat kesehatan yang diterima jadi sedikit. Cermat dan pelajari dengan seksama asuransi kesehatan buat si kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here